Selamat Datang di Web PELATIHANSPIRITUAL.COM

Dapatkan Artikel Spiritual, Ilmu & Makrifat, Solusi Masalah, Kunci Pembuka Rezeki dan Masalah Rumah Tangga. Salam Sehat & Sukses Selalu
Loading Konsultasi Spiritual

Jiwa Nabati


Jiwa nabati, yakni ruh nabati, terletak di dalam hati (dalam artian fisik) dan terkait dengan sistem pencernaan. Ia mengatur pertumbuhan dan asimilasi dari bahan-bahan makanan, fungsi yang kita bagi dengan tanaman. Ini adalah fungsi yang baru, dalam konteks evolusioner, sebab dunia mineral tidak memiliki kebutuhan akan makanan. Dengan kata lain, terdapat jiwa di dalam tubuh kita yang serupa dengan jiwa yang diberikan oleh Tuhan kepada tumbuhan.

Ketika kita berada di dalam rahim, kita sepenuhnya berfungsi sebagai jiwa tumbuhan. Kita dihubungkan pada rahim ibu kita dengan tali pusat, yang berfungsi sebagai penyalur makanan. Kita berkembang dan tumbuh lebih besar, dan hanya itulah yang kita lakukan. Fungsi kita pada hakikatnya serupa dengan fungsi tumbuhan.

Jiwa mineral adalah tempat memancarkan energi (seperti cahaya yang bersinar melalui bohlam), sementara jiwa tumbuhan adalah tempat dimulainya perubahan. Tumbuhan mengubah energi dari cahaya untuk menghasilkan makanan. Jiwa tumbuhan juga contoh awal makanan ada asimilasi makanan. Makanan bagi jasmani adalah salah satu model dari beragam jenis makanan lainnya, seperti makanan bagi indra jasmaniah. Ada sejenis ikan yang tinggal di dalam gua gelap dan curam. Karena mata mereka tidak menerima rangsangan kegelapan, maka indra penglihatan mereka tak berfungsi. Rangsangan yang berlebihan juga dapat merusak indra, seperti halnya suara yang terlalu bising dapat merusak indra pendengaran secara permanen.

  
TABEL TUJUH JIWA

Terdapat kecerdasan yang luar biasa di dalam jiwa tumbuhan. Kita umumnya mengabaikan kecerdasan ini. Kita terlalu memberikan penghargaan terhadap kecerdasan abstrak akal kita. Namun, seberapa pun tingginya gelar akademis yang kita miliki, kita tetap tidak mengetahui bagaimana mencerna sebutir kacang ataupun sepotong roti. Kita tidak mengetahui cara menumbuhkan rambut di kepala kita. Fungsi jasmaniah mendasar ini dimiliki sepanjang usia jiwa tumbuhan.
Demikian pula, kita juga dapat mengajukan pertanyaan-pertanyaan berikut pada diri kita: bagaimana kita memberi makanan bagi hati kita; bagi kecerdasan; bagi jiwa kita? Kita dapat mengetahui banyak hal dengan mempelajari proses pemberian makanan bagi jasmani.
Jika kita kekurangan vitamin ataupun mineral, maka kita secara perlahan akan menjadi lemah, dan mungkin jatuh sakit. Kita tidak segera menyadari kekurangan tersebut, tetapi efeknya yang memberitahu kita. Hal serupa juga dapat terjadi jika kita kekurangan gizi secara emosional, intelektual, dan spiritual.


Jika kita berpuasa, maka hasrat terhadap makanan menjadi berkurang dalam satu atau dua hari, dan perut kita pun mengempis. Jika kita menyantap makanan yang sudah basi, maka selera makan kita menjadi terganggu. Kita mungkin tidak lagi menginginkan makanan tersebut selamanya. Sayangnya, sebagian besar manusia membiarkan selera mereka terhadap makanan spiritual dirusak oleh makanan-makanan jiwa yang diberikan oleh-yang dikenal sebagai institusi keagamaan.
Kecerdasan jiwa tumbuhan didasari oleh ribuan tahun evolusi. Ia adalah kecerdasan yang mengatur seluruh cara kerja dasar tubuh. Suatu kecerdasan yang muncul di luar kepekaan alam sadar yang normal. Jiwa tumbuhan mengetahui bagaimana menyebabkan dan bagaimana menyembuhkan kanker, penyakit jantung, dan beberapa kondisi fisik lainnya yang berada di luar kontrol dan pemahaman akal.
Aspek-aspek kecerdasan ini dapat ditemukan di dalam struktur otak kita yang terdalam, yang dikenal sebagai otak utama. Ia mencakup batang otak, sistem pengaktifan retikular, dan basal ganggalia yang melingkari batang otak, serta urat saraf  tulang belakang. Ia mengolah informasi dari lingkungan luar melalui pengaruh arus balik yang berhubungan dengan panca indra dan sel, serta berinteraksi dengan lingkungan melalui dorongan-dorongan pada dan dari otot serta kulit. Otak pertama merupakan wadah dari sebagian besar kecerdasan dasar kita dan berhubungan dengan fungsi-fungsi seperti pengembangan, penyusutan dan respon terhdap bahaya.

Salah satu kekurangan di dunia tumbuhan adalah terbatasnya  kemampuan mereka untuk melakukan respon terhadap lingkungan. Tumbuhan memiliki mobilitas atau fleksibilitas yang kecil di dalam pola respons mereka. Tumbuhan tidak belajar. Dengan evolusi jiwa hewani, kita membangun mobilitas, motivasi, dan kemampuan untuk belajar




0 komentar:

Posting Komentar

Berikan TANGGAPAN Anda Tentang INFO ini untuk Memberikan INSPIRASI dan MOTIVASI Pembaca Lain. Tinggalkan KOMENTAR Anda DISINI