Formulasi Ilmu Bioenergi

Ilmu Bioenergi diformulasikan pada tahun 1996 di kota Yogyakarta. Menurut Syaiful M. Maghsri Bioenergi adalah “Seni Menyadari Diri” yang mempunyai pengertian energi hidup yang terus-menerus ada dan mengaliri menyusupi struktur anatomis semua benda (air, tanah, api, udara, dan lain-lain) termasuk atmosfir yang ada di sekitar kita. Jadi Bioenergi merupakan potensi alamiah yang sudah diciptakan Allah SWT yang bisa difahami dan dimanfaatkan oleh kita untuk berbagai kebutuhan/ aspek hidup, bisa aspek jasmani-rohani, mental-emosional, sosial, ekonomi maupun spiritual.  
Bioenergi mempunyai getaran dan frekuensi tertentu dan mempunyai efek warna yang sering disebut dengan aura, tapi aura bukan bioenergi.”Dengan memanfaatkan bioenergi yang tersedia di alam semesta dalam jumlah melimpah, seseorang tinggal mendapatkan proses penyesuaian energi (Bioenergi Adjustment ).Yang disesuaikan adalah bioenergi yang ada dalam tubuh seseorang, dilingkungannya, di tumbuhan, di binatang, ataupun yang ada di lingkup alam semesta ini yang meliputi 27 level energi terdiri dari 360 Generator Alam dan kemudian dibersihkan, diseimbangkan dan kemudian disatukan dengan kuasa dan kehendak Tuhan,”demikian katanya. Dengan penyatuan ini, beberapa aspek dari manusia, khususnya, aspek jasmani, rohani, mental, emosional, sosial, ekonomi, bahkan spiritual itu menjadi satu garis dan mempunyai frekuensi yang sama.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to top